4.23.2012

Divergent: Review

Dear kakak-kakak kelas 9, happy UN. May the odds be in your favor tomorrow!

*orang UN apanya yang happy coba*

Sementara yang kelas 9 UN, kelas 7-8 libur haha

Rencananya buat ngabisin libur gue mau minjem Divergent dari temen gue #akucintagratisan. Tapi bukunya seru banget asdfghjkl paraahhh. Jadinya 3 hari abis. Lumayan loh, 487 halaman.

Emang bukunya tentang apaan deh?

Divergent by Veronica Roth.

"Becoming fearless isn't the point. That's impossible. It's learning how to control your fear, and how to be free from it, that's the point." -Four

Hmm pada suatu hari *tsaaaah* di Chicago versi dystopia, dimana masyarakat dibagi jadi 5 golongan (factions) Abnegation, golongan yang lebih mementingkan orang lain dibandingkan diri mereka. Amity, yang penuh perdamaian. Candor, golongannya orang-orang jujur. Dauntless buat para pemberani, dan Erudite menghargai ilmu pengetahuan. 

Golongan-golongan ini mengatur semuanya. Cara hidup mereka, cara bersosialisasi, pekerjaan, pakaian, pokoknya semuanya deh. Setiap golongan punya ciri khas sendiri.

Setiap tahun, anak-anak yang mencapai umur 16 dites untuk melihat di golongan mana sebenernya dia berada. Tapi mereka masih boleh memilih golongannya sendiri di Choosing Ceremony.

Si cewek ini, Beatrice Prior, bingung mau milih golongan mana. Di satu sisi, dia nggak mau meninggalkan keluarganya di Abnegation, dan dia seneng sama cara hidup Abnegation yang nggak egois dan harmonis satu sama lain. Di sisi lain, dia bosen di Abnegation karena bayangin aja, setiap hari kita harus pakai jubah warna abu-abu. Bahkan nggak boleh melihat bayangan di cermin maupun ngerayain ulangtahun, karena itu dianggap menyenangkan diri sendiri. 

Kita harus mikirin diri sendiri kan, sekali-sekali?

Tapi memilih nggak semudah itu. Karena tes itu mengatakan bahwa dia adalah seorang Divergent. Divergent apaan? Pokoknya Divergent adalah seseorang yang dianggap ancaman atau pemberontak buat para pemimpin golongan. Karena dalam diri mereka ada tiga kualitas Abnegation, Dauntless, dan Erudite yang sama rata.

Aaah pengen bocorin tapi gimana yaa ntar dimarahin ...

Dimulailah petualangan baru Beatrice (mulai sekarang dia dipanggil Tris) di golongan barunya dengan teman baru, Christina, Will, dan Al, dan training fisik dan mental yang berat. Oh, dan sama instruktur baru yang ganteng pula. *ohok Four ohok*. Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Tris punya musuh dan saingan. Meskipun dia nggak nyadar, sebenarnya dia lagi dalam bahaya nyawa.

Diantara para golongan itu pun timbul perpecahan. Orang-orang Erudite menjelek-jelekkan Abnegation karena dianggap terlalu menguasai pemerintahan, dan terlalu kaku. Dan ada kemungkinan besar terjadinya perang antar golongan.

(dan sekarang bagian yang ngebosenin, pendapat gue. )

Divergent itu buku yang bagus banget. Kalau kita selesai baca buku biasa, kita cuma bakal bilang "Oh." atau "Keren banget ya bukunya." Tapi Divergent bikin kita mikir terus, mengira-ngira endingnya bakal kayak gimana, atau ada pertanyaan-pertanyaan lain yang masih nyangkut. Recommended banget buat yang suka novel kayak The Hunger Games.

Kekurangannya... maybe too much kissing?

Yah, ini novel dystopian, tapi kalau sistem golongan itu sendiri ada di kehidupan nyata, aku ga bakal setuju. Kenapa? Karena di dunia ini ada perbedaan, percaya atau nggak. Dan perbedaan-perbedaan itu nggak perlu dibedakan, dikotak-kotakkan, atau malah ditutupi. Dibiarin aja. Kayak prinsip bangsa ini juga kan, Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tapi tetap satu jua. Karena justru perbedaan itu bikin hidup lebih berwarna. Buku ini juga memberi pesan bahwa keberanian dan kemanusiaan itu hal yang penting banget.

Dan hidup di golongan dimana semua orang sama, perilaku mereka sama, dan hidup kita diatur-atur itu nggak enak banget kayaknya. Dalam novel ini, si Four bilang kalau dia pengen jadi berani, peduli sama orang lain, baik, cerdas, dan jujur sekaligus. Sebenernya itu bisa aja di dunia kita sekarang. Dan mestinya harus bisa. 

Buku keduanya, Insurgent, bakal keluar tanggal 1 Mei!!   

Divergent & Insurgent. Mauuuu adflajkflafjk [x]


Veronica Roth, menurutku, meskipun ini buku pertamanya, tapi udah unggul banget. Dari mana dia dapet imajinasi seluas ini, mengubah kota Chicago jadi jungkir balik begini? Karakter Tris juga dalem banget. Punya banyak dilema, tapi berani dan rela mengorbankan diri demi orang lain. Mirip-mirip Harry Potter juga sih, tapi bedanya ini cewek. Veronica juga interaktif banget sama pembacanya, dia punya blog dan sering ngadain giveaway. Dia juga nambahin writing tips, factions quiz, playlist, dan catatan hal-hal yang bisa didiskusiin setelah membaca buku ini. 

Jadi baca yah, biar bisa didiskusiin bareng...